Kategori Berita

kampus

Menampilkan 3 dari 27 Berita
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru INAMIS Tahun 2024

kampus 1 Oktober 2024

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru INAMIS Tahun 2024

Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) sukses menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung selama dua hari, pada 28-29 September 2024. Mengusung tema "Renaissance Pendidikan Lamongan Selatan," kegiatan ini diadakan di Aula Lantai 3 kampus INAMIS dan bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru agar lebih mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan akademik serta budaya kampus. Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor INAMIS, Dr. H. Darmawan, M.Hi, yang menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya pendidikan sebagai gerbang perubahan dan kebangkitan bagi masyarakat.Hari pertama dimulai dengan penuh semangat saat para mahasiswa baru berkumpul di aula. Acara ini dibuka dengan sambutan hangat oleh Rektor INAMIS, di mana ia menekankan pentingnya sikap proaktif dan semangat belajar sebagai modal utama bagi mahasiswa dalam perjalanan akademik. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan materi pertama, "Membudayakan Menulis," yang disampaikan oleh Bapak Mohammad Nurwahid, M.Pd. Dalam sesi ini, para mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya menulis sebagai bentuk ekspresi akademis dan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan. Materi ini disajikan dengan metode interaktif sehingga para peserta dapat langsung praktik menulis secara singkat dan berbagi hasilnya.Kemudian, acara dilanjutkan dengan materi kedua mengenai "Ke-NUan" yang dibawakan oleh Bapak Sunaji, M.Pd. Materi ini mengajak para peserta untuk lebih memahami nilai-nilai dan sejarah Nahdlatul Ulama (NU), sebagai salah satu organisasi Islam terbesar yang memiliki peran penting dalam perkembangan masyarakat Indonesia. sesuai dengan visi INAMIS yaitu "Menjadi Institut Unggul Berbasis Tauhid, Religius, Berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah Yang Berdaya Saing tingkat Regional, Nasional, dan Internasional." yang berpegang pada Ahlussunah wal jamaah.Tidak hanya penyampaian materi, hari pertama PKKMB juga diisi dengan kegiatan brainstorming dan permainan di dalam ruangan yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan kekompakan antar mahasiswa. Permainan yang disajikan dirancang untuk membangun rasa percaya diri dan meningkatkan kemampuan komunikasi, sehingga para peserta dapat lebih mengenal satu sama lain. Pada akhir hari, para mahasiswa diberikan penugasan yang berkaitan dengan materi yang telah dibahas, untuk memastikan pemahaman mereka dan mempersiapkan mereka dalam penerapan ilmu tersebut di kehidupan sehari-hari.Pada hari kedua, acara kembali dibuka dengan suasana yang tidak kalah antusias. Materi ketiga bertajuk "Transformasi Kebudayaan" yang disampaikan oleh Bapak M. Suyoso, M.Pd memberikan wawasan kepada para peserta tentang pentingnya memahami perubahan kebudayaan dalam konteks global, serta bagaimana mahasiswa sebagai agen perubahan dapat berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal. Materi ini membuka wawasan mahasiswa mengenai tantangan yang dihadapi dalam era modern dan pentingnya kesadaran budaya dalam kehidupan sehari-hari.Selanjutnya, materi keempat yang dibawakan oleh Ach. Yaskur Aminnurrozi, M.Pd berjudul "Antropologi INAMIS" mengajak para mahasiswa untuk memahami dinamika sosial dan budaya yang ada di lingkungan kampus INAMIS. Sesi ini mengajak mahasiswa untuk melihat kampus tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang sosial yang kaya akan interaksi antarindividu dan budaya. Para peserta diajak berdiskusi mengenai keberagaman di lingkungan kampus serta bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan kondusif untuk belajar.Hari kedua juga dipenuhi dengan sesi brainstorming yang melibatkan diskusi kelompok, game ruangan yang lebih dinamis, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bagian dari upaya untuk mengimplementasikan hasil kegiatan. Para mahasiswa diajak untuk merumuskan ide-ide kreatif dan solusi yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan kampus, sekaligus memotivasi mereka untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.Acara PKKMB ini diakhiri dengan penutupan yang penuh kehangatan, di mana Rektor kembali memberikan pesan penutup yang menggugah semangat para mahasiswa untuk terus belajar dan berkontribusi positif dalam lingkungan kampus. Seluruh rangkaian acara ini sukses menciptakan pengalaman berharga bagi para mahasiswa baru, sekaligus menjadi titik awal perjalanan mereka di INAMIS dengan semangat kebersamaan dan jiwa inovatif yang kuat.

Baca Selengkapnya
Seminar Internasional INAMIS Hadirkan Panelis Dari Negeri Jiran Malaysia

kampus 18 September 2024

Seminar Internasional INAMIS Hadirkan Panelis Dari Negeri Jiran Malaysia

INAMIS kembali mengadakan Seminar Internasional Setelah Stadium General di semester Ganjil: internasional seminar Series kali ini bertema “ eduprener : how to cultivate In enterprenerial  spirit in digital 5.0 Era”. Seminar  ini di adakan di Auditorium Lt 3 Gedung Rektorat pada hari selasa , 5 maret 2024 (5/3/2024).“Seminar ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan setiap tahun dan ini yang kedua, kami selaku civitas akademika mengndang beberapa Nara Sumber dari dalam dan luar negeri, dari luar negeri ada dari malaysia Dr Rafisah  (University Sains Malaysia), DR Siti Musyfiqoh ( Universitas islam Negeri sunan Ampel Surabaya), kami sebagai panitia berterima kasih kepada Nara Sumber dan pimpinan yang telah mensupport acara ini”. Kata ibu dekan fakultas ekonomi dan bisnis islam ziyadatus Shofiyah M.E.Beliau menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan dengan 2 agenda berturut-turut yaitu seminar dan bacmaking kurikulum. Sesi pagi menampilkan panelis dari seminar secara offline dan dilanjutkan siangnya bacmaking kurikulum di Ruang pertemuan Lantai 1.Rektor INAMIS Dr KH Darmawan MH.I mengatakan bahwa kegiatan ini adalah merupakan agenda tahunan dan dalam rangka rangkaian agenda Pra Haul sang mursyid yang juga menjadi inisiasi nama kampus INAMIS yakni KH Alif Muhammad Imam Syafi’i.Kemudian dilanjutkan dalam sambutan beliau bahwa  tujuan diadakan Seminar ini adalah untuk menambah wawasan dan keilmuan membuka wacana interprener dan melek dengan perkembangan digital 5.0“Seminar ini adalah bukan hanya sebagai formalitas belaka tetepi lebih dari itu sangat banyak makna bagi kita untuk mengembangkan dan menambah wawasan interprener kita sehingga nantinya dapat mandiri secara perekonomian melalui interprener” tutur DR KH Darmawan.Dalam paparannya Dr Rafisah mengapresiasi kegiatan ini dengan suka cita dan beliau memaparkan Panjang lebar tentang “sukuk” ditambah paparan yang juga mendalam dari Dr Musyfiqoh tentang motivasi membangun usaha berdasarkan pasion dan ayat ayat entrepreneur“Melalui seminar ini saya sangat berharap kepada peserta untuk dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dimana nantinya adik adik mahasiswa dan hadirin yang ada dapat mengembangankan usaha secara mandiri berdasarkan pasion dan potenssi individu masing masing “ tutup Dr Musyfiqoh.Tampak hadir dalam pembukaan seminar ini jajaran Rektorat dekanat para dosen mahasiswa dan asatid asatidah , di lingkungan Yayasan pondok pesantren Bustanul. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para Narasumber.

Baca Selengkapnya
Curriculum Review with Wales Young Institute

kampus 16 Agustus 2024

Curriculum Review with Wales Young Institute

Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i melakukan benchmarking kurikulum internasional ke Wales Young Institute kanada, Kamis (15/8/2024).Berdasarkan rilis yang disampaikan Kaprodi Tadris Bahasa Inggris, Mrs Emy Rahmawati, Bahwa benchmarking kurikulum internasional ini bertujuan untuk mengupgrade kurikulum TBI (Tadris Bahasa Inggris) sebagai upaya planning inovasi sistem dan tata menejemen kurikulum. Selain itu, kegiatan yang berlangsung hybrid ini dilaksanakan untuk memperbaiki strategi Inamis untuk mendapatkan data, wawasan global, pengetahuan kebahasaan tentang study language di Wales Young Institute kanada.Pihak Wales Young Institute Dimotori langsung oleh foundernya yakni Jacob Hari A dan kegiatan benchmarking ini dibuka oleh Dr KH Darmawan MHI selaku rektor INAMIS, serta dihadiri oleh seluruh civitas akademika institut Alif Muhammad Imam Syafi'iPada kesempatan tersebut, Mr Jacob Hari A menerangkan bahwa kurikulum yang diterapkan tidak terlepas dari proses perancangan awal yang melibatkan akademisi, dan banyak pihak lainnya. starting points dalam pengembangan budaya akademik mahasiswa diantaranya adalah dengan dilakukannya Survei Study dimana mahasiswa dilibatkan secara langsung terkait proses pengalaman akademik, lalu melakukan pratest dan postest dengan instrumen yang terukur.Ia juga menjelaskan kurikulum yang dirancang harus terstruktur, sistematis dan komprehensif dengan memperhatikan semua unsur educational, Language, culture, sosiologis dan lain lain yang akan membuat komposisi dalam kurikulum itu semakin baik.Jacob Hary A juga menambahkan penjelasan tentang latar belakang ia mendirikan kampus di Kanada, ia melihat realitas bahwa kuliah yang mahal membuat anak dibawah ekonomi menengah kebawah harus mengubur mimpinya untuk tidak bisa atau sulit melanjutkan ke perguruan tinggi.Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kaprodi Tadris Bahasa Inggris Mrs.Emy Rahmawati menambahkan bahwa kurikulum di TBI akan selalu Adaptif Dengan Perkembangan yang ada.

Baca Selengkapnya