Kategori Berita

kampus

Menampilkan 12 dari 32 Berita
Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2: “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru”

kampus 23 Mei 2026

Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2: “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru”

Program Studi Ekonomi Syariah bersama panitia kegiatan Sumber Daya Santri sukses menyelenggarakan Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2 dengan tema “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru” pada tanggal 23 Mei 2026 bertempat di Masjid Bustabul Hikmah. Kegiatan ini diikuti oleh santri, siswa kelas XII MA dan SMK Bustanul hikmah dan mahasiswa ekonomi syariah, dengan penuh antusias sebagai upaya membangun pola pikir kewirausahaan dan literasi investasi di era modern.Seminar ini menghadirkan pembahasan mengenai pentingnya membangun mental entrepreneur, kemampuan membaca peluang usaha, serta pemahaman investasi yang cerdas dan produktif di tengah perkembangan ekonomi digital. Peserta diberikan motivasi untuk menjadi generasi yang mandiri, inovatif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang dalam dunia bisnis dan investasi.Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa generasi muda, khususnya santri dan mahasiswa, perlu memiliki pola pikir berkembang (growth mindset) agar mampu menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompetitif. Selain itu, investasi tidak hanya dipahami sebagai aktivitas finansial semata, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan bernilai manfaat.Kegiatan seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak aktif menggali informasi terkait strategi memulai usaha, pengelolaan keuangan, investasi halal, serta peluang bisnis digital yang relevan dengan perkembangan zaman.Panitia kegiatan menyampaikan bahwa seminar ini menjadi salah satu bentuk pembinaan sumber daya santri agar tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan kewirausahaan, literasi finansial, dan kesiapan menghadapi perubahan ekonomi di era baru.Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan inspiratif di lingkungan Masjid Bustabul Hikmah yang memberikan nuansa religius sekaligus edukatif bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang produktif, visioner, dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam dunia bisnis dan investasi.

Baca Selengkapnya
Evaluasi Pembelajaran: Langkah Konkrit Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS

kampus 2 Februari 2026

Evaluasi Pembelajaran: Langkah Konkrit Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS

Pada hari Senin, 02 Februari 2026, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) melaksanakan rapat evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk meninjau dan menilai pelaksanaan proses pembelajaran selama satu semester ganjil Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan kualitas pembelajaran di lingkungan FTK.Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Dekan FTK (Ibu Nor Amalliyah, M.Pd), dihadiri para Ketua Program Studi (Kaprodi), perwakilan dari Gugus Kendali Mutu Fakultas (GKMF), serta Unit Penjaminan Mutu (UPM) dari masing-masing program studi di lingkungan FTK. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan perkuliahan selama semester ganjil, mulai dari kehadiran dosen dan mahasiswa, keterlaksanaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penggunaan metode dan media pembelajaran, hingga evaluasi hasil belajar mahasiswa. Selain itu, turut dibahas berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran serta alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas proses akademik.Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan setiap program studi dapat melakukan perbaikan dan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih optimal pada semester berikutnya. Rapat ini juga menjadi sarana koordinasi antara pimpinan fakultas, program studi, serta unit penjaminan mutu dalam memastikan bahwa standar mutu pendidikan di lingkungan FTK dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
MICROSPARK 2025: Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Tampilkan Kreativitas dan Kompetensi Mengajar melalui Microteaching

kampus 12 Desember 2025

MICROSPARK 2025: Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Tampilkan Kreativitas dan Kompetensi Mengajar melalui Microteaching

Fakultas Tarbiyah sukses menyelenggarakan kegiatan MICROSPARK (Microteaching Showcase and Performance) pada 12 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, serta keterampilan dasar mengajar sebagai calon pendidik profesional.MICROSPARK tahun ini menghadirkan kolaborasi dari tiga program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Program Studi Tadris Matematika, dan Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Ketiga program studi tersebut bersatu dalam satu panggung pembelajaran untuk menunjukkan hasil praktik microteaching yang telah dipersiapkan secara matang.Dalam kegiatan ini, para mahasiswa tampil secara langsung mempraktikkan proses pembelajaran di depan dosen, teman sejawat, dan peserta kegiatan. Setiap penampilan memperlihatkan berbagai kompetensi dasar guru, mulai dari membuka pelajaran, menyampaikan materi, menggunakan media pembelajaran, mengelola kelas, berkomunikasi dengan siswa, hingga menutup pembelajaran dengan baik dan efektif.Mahasiswa PAI menampilkan pembelajaran yang menekankan pada penyampaian materi keislaman yang komunikatif, menarik, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Sementara itu, mahasiswa Tadris Matematika menunjukkan strategi pembelajaran yang kreatif dan logis dalam menjelaskan konsep-konsep matematika agar lebih mudah dipahami siswa. Adapun mahasiswa Tadris Bahasa Inggris menghadirkan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan melalui penggunaan bahasa Inggris yang komunikatif serta metode pembelajaran yang inovatif.Kegiatan MICROSPARK ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan mengajar, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan refleksi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai tenaga pendidik yang kompeten. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan pedagogik, serta kesiapan menghadapi praktik mengajar di dunia pendidikan yang sesungguhnya.Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan semangat kolaborasi antarprogram studi di Fakultas Tarbiyah dalam membangun budaya akademik yang aktif, kreatif, dan inspiratif. Dengan adanya MICROSPARK, mahasiswa tidak hanya belajar menjadi pengajar, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.Kegiatan MICROSPARK 2025 diharapkan dapat terus menjadi agenda positif yang mampu mendorong lahirnya calon-calon guru yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Baca Selengkapnya
Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

kampus 2 Desember 2025

Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

Lamongan, 2 Desember 2025 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama dalam dunia bisnis. Menyadari hal tersebut, sebuah gelaran edukatif bertajuk "Workshop Entrepreneurship 4.0: Pemanfaatan Teknologi Dalam Membangun Bisnis" sukses dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025.Bertempat di suasana asri Rumah Makan Waroeng Kangen Djadoel, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, Kevin Maulana, S.E., M.E., dosen dari STIES Babussalam Jombang. Acara dipandu oleh moderator Raja Miqdaad Kanz M.A., mahasiswa semester 5 prodi Ekonomi Syari’ah, yang memantik diskusi hangat antara pemateri dan peserta.Dalam pemaparannya, Kevin Maulana menekankan bahwa pengusaha muda saat ini tidak boleh lagi menutup mata terhadap teknologi. "Era 4.0 menuntut kita untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap lini bisnis, mulai dari pemasaran hingga operasional, agar mampu bersaing dan relevan dengan pasar," ujarnya di hadapan para peserta.Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini tidak hanya menyuguhkan materi padat, tetapi juga menawarkan manfaat nyata bagi mahasiswa, seperti E-Sertifikat SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah), relasi bisnis, serta akses ke grup entrepreneur eksklusif.Suasana workshop terasa cair namun tetap serius. Pemilihan lokasi di Kangen Djadoel memberikan nuansa yang berbeda, membuat interaksi antar peserta lebih leluasa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama di depan bangunan Joglo yang ikonik, di mana seluruh peserta dan pemateri berpose kompak, menyimbolkan semangat satu tujuan untuk sukses berwirausaha.Diharapkan, pasca kegiatan ini akan lahir embrio-embrio bisnis baru dari kalangan mahasiswa yang tidak hanya kreatif, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi digital.

Baca Selengkapnya
Nyalakan Budaya Riset, FTK INAMIS Sukses Gelar Pelatihan Penulisan Ilmiah "INKSPIRE Batch 1"

kampus 25 November 2025

Nyalakan Budaya Riset, FTK INAMIS Sukses Gelar Pelatihan Penulisan Ilmiah "INKSPIRE Batch 1"

Lamongan, 25 November 2025 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik mahasiswa melalui gelaran INKSPIRE Batch 1. Kegiatan yang mengusung tema "Menyalakan Budaya Riset dan Berpikir Ilmiah Mahasiswa FTK INAMIS" ini dilaksanakan dengan khidmat di Aula INAMIS Lt. 3 pada Selasa (25/11/2025).Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FTK INAMIS, Ibu Nor Amalliyah, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa untuk tidak hanya menjadi konsumen ilmu, tetapi juga produsen pengetahuan melalui karya tulis yang berkualitas.Dipandu oleh moderator Emy Rahmawati, M.Hum, pelatihan ini menghadirkan pemateri Bapak Fatus A. Malik, S.Si., M.Pd., yang mengupas tuntas teknis penulisan ilmiah. Antusiasme peserta terlihat jelas dari membeludaknya mahasiswa FTK yang hadir memadati aula.Pelaksanaan INKSPIRE Batch 1 ini dirancang dengan tujuan strategis yang komprehensif. Pertama, untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa secara teknis, mulai dari tahap perencanaan riset hingga proses publikasi. Kedua, membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai etika penulisan, metodologi penelitian yang tepat, serta pemanfaatan teknologi pendukung riset terkini.Lebih jauh, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang inovatif dan bermanfaat bagi komunitas akademik, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa FTK untuk berkontribusi nyata dalam khazanah ilmu pengetahuan."Harapannya, semangat #FTKMenyala yang kita gaungkan hari ini tidak berhenti di ruangan ini saja, tetapi mewujud dalam bentuk jurnal, artikel, dan karya ilmiah yang membanggakan kampus," ujar salah satu panitia penyelenggara.Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama seluruh peserta, pemateri, dan jajaran dekanat, menandai langkah awal kebangkitan budaya literasi di lingkungan FTK INAMIS.

Baca Selengkapnya
Mahasiswa INAMIS Pimpin Upacara Hari Santri 2025 dengan Khidmat dan Penuh Semangat

kampus 22 Oktober 2025

Mahasiswa INAMIS Pimpin Upacara Hari Santri 2025 dengan Khidmat dan Penuh Semangat

Lamongan, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, mahasiswa INAMIS tampil memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat, disiplin, dan semangat kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, di halaman kampus/sekolah dan diikuti oleh seluruh civitas akademika dengan penuh antusias.Upacara Hari Santri tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat perjuangan dalam dunia pendidikan. Mahasiswa INAMIS yang dipercaya sebagai petugas upacara menunjukkan kesiapan dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugasnya, mulai dari pemimpin upacara, pembaca teks, hingga pengibar bendera.Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan lancar. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, terlebih saat pembacaan ikrar santri dan amanat pembina upacara yang menekankan pentingnya semangat belajar, akhlak, serta kontribusi generasi muda dalam membangun bangsa.Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan juga bentuk penghormatan atas perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda, khususnya mahasiswa, diharapkan mampu meneruskan perjuangan tersebut melalui ilmu, karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.Keterlibatan mahasiswa INAMIS dalam memimpin upacara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kesantrian tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai teladan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan.Peringatan Hari Santri 2025 ini diharapkan dapat memperkuat rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan, serta memotivasi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai luhur pesantren dalam kehidupan sehari-hari.Dengan suksesnya pelaksanaan upacara ini, mahasiswa INAMIS telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional 2025.

Baca Selengkapnya
Penguatan Karakter Mahasiswa FTK INAMIS: Dr. Sunaji Tekankan Nilai-Nilai Aswaja di Era Modern

kampus 22 Oktober 2025

Penguatan Karakter Mahasiswa FTK INAMIS: Dr. Sunaji Tekankan Nilai-Nilai Aswaja di Era Modern

Lamongan (22/10/2025) — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) INAMIS menggelar kegiatan penguatan karakter mahasiswa yang sarat makna dan refleksi keislaman. Mengusung tema nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Sunaji, M.Pd. yang memberikan penekanan pentingnya internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mahasiswa.Dalam pemaparannya, Dr. Sunaji menegaskan bahwa Aswaja bukan sekadar konsep keagamaan, melainkan pedoman hidup yang menekankan sikap moderat (tawassuth), seimbang (tawazun), toleran (tasamuh), dan adil (i’tidal). Nilai-nilai ini dinilai sangat relevan dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat.“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai Aswaja. Inilah yang akan menjadi benteng dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan budaya,” ujar Dr. Sunaji di hadapan peserta yang memenuhi aula kegiatan.Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa FTK INAMIS yang tampak aktif berdiskusi dan merefleksikan peran mereka sebagai generasi penerus bangsa. Melalui forum ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami nilai-nilai Aswaja secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.Selain sebagai bagian dari peringatan Hari Santri, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis INAMIS dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, moderat, dan berakhlak mulia.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FTK INAMIS berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat identitas mahasiswa sebagai agen perubahan yang membawa kedamaian dan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Baca Selengkapnya
Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

kampus 7 Oktober 2025

Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di era revolusi industri dan transformasi ekonomi modern, Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan kegiatan Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa sebagai bentuk penguatan kompetensi teknologi dan inovasi pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam bidang pendidikan, bisnis, riset, dan ekonomi syariah.Kegiatan literasi AI diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dengan antusias tinggi. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, pemanfaatan teknologi AI dalam dunia akademik, etika penggunaan AI, hingga implementasi AI dalam pengembangan bisnis dan ekonomi syariah di era digital.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diberikan pelatihan praktik penggunaan berbagai platform AI untuk membantu proses pembelajaran, penyusunan karya ilmiah, analisis data, pengembangan ide bisnis, serta peningkatan kreativitas dan produktivitas akademik. Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman pentingnya penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam dan integritas akademik.Ketua Program Studi Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa literasi AI menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dunia kerja yang semakin dinamis. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara produktif untuk mendukung inovasi, penelitian, dan pengembangan ekonomi syariah berbasis digital.Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Ekonomi Syariah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digitalisasi. Dengan adanya literasi AI, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta siap menghadapi tantangan perkembangan industri dan teknologi masa depan.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman guna menciptakan lulusan yang profesional, berjiwa entrepreneur, serta mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai ekonomi syariah dan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

Baca Selengkapnya
VECTOR Part 3 HIMATIKA INAMIS: Bilangan dalam Al-Qur’an

kampus 19 September 2025

VECTOR Part 3 HIMATIKA INAMIS: Bilangan dalam Al-Qur’an

INAMIS – Program Studi Tadris Matematika INAMIS kembali menggelar kegiatan akademik bertajuk Vector 3: Kajian Matematika Keislaman dengan tema “Bilangan dalam Al-Qur’an” pada Jumat, 19 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa sebagai upaya memperkaya wawasan terkait keterkaitan antara ilmu matematika dan nilai-nilai keislaman.Dalam kegiatan tersebut, Bapak Muhammad Nur Wahid, M.Pd hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai konsep bilangan yang terdapat dalam Al-Qur’an serta bagaimana bilangan tersebut dapat dikaji melalui perspektif matematika dan keilmuan Islam. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai pedoman hidup bagi umat Islam, tetapi juga mengandung berbagai fenomena ilmiah yang dapat dikaji secara akademik, termasuk konsep bilangan.Acara ini dipandu oleh Nezar Subiantoro, mahasiswa semester 4 Program Studi Tadris Matematika INAMIS yang bertindak sebagai moderator. Dengan bimbingan moderator, kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, serta tanya jawab antara narasumber dan peserta.Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperluas pemahaman mengenai integrasi antara ilmu matematika dan nilai-nilai keislaman. Selain itu, kegiatan Vector 3 juga diharapkan dapat meningkatkan minat mahasiswa dalam mengkaji ilmu pengetahuan yang mengaitkan sains dengan Al-Qur’an serta menjadi wadah pengembangan akademik bagi mahasiswa Tadris Matematika INAMIS.

Baca Selengkapnya
LPM INAMIS Selenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai Tindak Lanjut Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025

kampus 26 Juli 2025

LPM INAMIS Selenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai Tindak Lanjut Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada Sabtu, 26 Juli 2025 di Ruang Rapat Rektorat. Kegiatan ini merupakan agenda lanjutan dari pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilakukan pada 5-7 Juli 2025 lalu.RTM bertujuan untuk meninjau kembali hasil audit, mengevaluasi pencapaian standar mutu, serta menyusun rencana tindak lanjut atas berbagai temuan dan rekomendasi perbaikan. RTM juga menjadi bagian penting dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk menjamin kesinambungan peningkatan mutu di tingkat institusi, fakultas, program studi, dan unit pendukung lainnya.Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua LPM, Achmad Adharul Ja’fari, M.H dan dihadiri oleh unsur pimpinan institut, antara lain: Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, serta pimpinan unit-unit terkait.Dalam paparannya, Achmad Adharul Ja’fari menyampaikan bahwa RTM adalah ruang strategis untuk memastikan hasil AMI tidak berhenti pada laporan, tetapi ditindaklanjuti menjadi langkah-langkah nyata yang dapat mendorong peningkatan kinerja seluruh elemen institusi.Kegiatan RTM berlangsung secara intensif dengan penyampaian rekap temuan audit dari masing-masing unit, identifikasi akar masalah, serta diskusi rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja dalam periode tahun berjalan.RTM menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan pimpinan institut dalam menetapkan arah kebijakan akademik dan manajerial ke depan.Kegiatan ini menunjukkan keseriusan Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
Kajian “Moderasi Ekonomi Islam dalam Menghadapi Tantangan Global” Tingkatkan Wawasan Mahasiswa

kampus 26 Juli 2025

Kajian “Moderasi Ekonomi Islam dalam Menghadapi Tantangan Global” Tingkatkan Wawasan Mahasiswa

Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan kegiatan kajian ilmiah EKSIS 2 (Ekonomi Syariah Inspiratif dan Solutif) bertema “Moderasi Ekonomi Islam dalam Menghadapi Tantangan Global” sebagai bentuk penguatan pemahaman mahasiswa terhadap peran ekonomi Islam dalam menghadapi dinamika ekonomi modern dan tantangan globalisasi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika dengan penuh antusias dan semangat diskusi ilmiah.Kajian ini membahas pentingnya penerapan nilai-nilai moderasi dalam ekonomi Islam sebagai solusi dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil, seimbang, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa ekonomi Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga menekankan prinsip keadilan sosial, keseimbangan, etika bisnis, dan kesejahteraan masyarakat.Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai berbagai tantangan global yang dihadapi saat ini, seperti krisis ekonomi, perkembangan teknologi digital, ketimpangan sosial, inflasi, hingga perubahan pola ekonomi akibat globalisasi. Dalam konteks tersebut, ekonomi Islam hadir sebagai sistem yang mampu menawarkan solusi melalui prinsip keuangan yang sehat, transaksi yang transparan, serta penguatan sektor riil dan ekonomi berbasis kebermanfaatan.Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas isu-isu ekonomi kontemporer, peluang industri halal, pengembangan ekonomi digital syariah, hingga peran generasi muda dalam memperkuat ekonomi umat di era global.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berharap mahasiswa memiliki wawasan yang luas, berpikir kritis, serta mampu menjadi generasi yang moderat, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

Baca Selengkapnya
Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i Gelar Audit Mutu Internal: Perkuat Budaya Mutu Menuju Tata Kelola Pendidikan Tinggi yang Unggul

kampus 7 Juli 2025

Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i Gelar Audit Mutu Internal: Perkuat Budaya Mutu Menuju Tata Kelola Pendidikan Tinggi yang Unggul

Lamongan, 7 Juli 2025 - Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sukses melaksanakan rangkaian Audit Mutu Internal (AMI) pada tanggal 5 hingga 7 Juli 2025, yang menyasar seluruh unit utama dan pendukung dalam struktur kelembagaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan kegiatan akademik dan non-akademik dengan standar mutu yang telah ditetapkan oleh Institut.Auditee yang menjadi fokus audit tahun ini mencakup unit pimpinan inti, yakni Wakil Rektor I (Bidang Akademik), Wakil Rektor II (Bidang Keuangan dan Sarana Prasarana), dan Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama). Selain itu, audit juga dilakukan pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), serta sejumlah unit pendukung lainnya seperti Bidang Kepegawaian, Bidang Administrasi dan Keuangan, Bidang Penerimaan Mahasiswa Baru, dan Bidang IT.Kegiatan audit diawali dengan pembukaan resmi oleh Ketua LPM di Ruang Rapat Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelaksanaan AMI merupakan langkah strategis untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan.“Audit Mutu Internal bukan hanya sebatas kewajiban administratif, tetapi menjadi media evaluatif untuk mengetahui sejauh mana komitmen dan implementasi mutu telah berjalan di seluruh unit,” ujar Ketua LPM.Para auditor internal yang telah tersertifikasi melakukan penelusuran dokumen, wawancara, dan observasi langsung ke unit-unit terkait. Proses audit dilakukan secara objektif, dengan pendekatan edukatif dan dialogis, agar temuan yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.Adapun hasil awal audit menunjukkan bahwa sebagian besar unit telah menjalankan kegiatan sesuai standar dan dokumen mutu yang berlaku. Namun, terdapat pula beberapa catatan penting seperti perlunya peningkatan sistem dokumentasi, penguatan koordinasi lintas bidang, serta optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam proses administrasi dan layanan akademik.Laporan hasil audit akan dirumuskan secara komprehensif oleh LPM dan disampaikan kepada pimpinan Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai dasar penyusunan program tindak lanjut peningkatan mutu di seluruh lini kelembagaan.

Baca Selengkapnya