Kategori Berita

FTK

Menampilkan 6 dari 30 Berita
Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) INAMIS menggelar kegiatan daring perdana bertajuk "VECTOR" (Voice of Education: Collaboration, Thoughts, Opinions, and Reflection)

FTK • 31 Mei 2025

Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) INAMIS menggelar kegiatan daring perdana bertajuk "VECTOR" (Voice of Education: Collaboration, Thoughts, Opinions, and Reflection)

Lamongan, 31 Mei 2025 - Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) INAMIS sukses menggelar kegiatan daring perdana bertajuk "VECTOR" (Voice of Education: Collaboration, Thoughts, Opinions, and Reflection) melalui siaran langsung di Instagram. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi edukatif yang dikemas dalam bentuk podcast santai namun penuh inspirasi.Mengangkat tema "Membangun Kepercayaan Diri untuk Meraih Mimpi", podcast ini menghadirkan narasumber istimewa, Ibu Nor Amalliyah, S.Si., M.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta merupakan dosen Tadris Matematika. Acara ini dipandu oleh moderator berbakat Nur Laella Romadhoni, yang mampu menjaga suasana diskusi tetap hidup dan menarik.Meski merupakan gelaran perdana, VECTOR disambut dengan antusias luar biasa oleh para mahasiswa dan penonton dari berbagai kalangan. Interaksi hangat terjadi selama siaran berlangsung, dengan pertanyaan-pertanyaan reflektif dari peserta yang menunjukkan betapa tema ini sangat relevan dan menyentuh kehidupan mahasiswa saat ini.Dalam sesi podcast, Ibu Nor Amalliyah membagikan pengalaman pribadi dan motivasi yang membangun semangat audiens untuk lebih percaya diri dan terus mengejar impian. Beliau menekankan pentingnya mengenali potensi diri, tidak takut gagal, serta terus belajar dari pengalaman hidup.Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti jalannya acara, ditambah dengan gaya penyampaian narasumber yang komunikatif dan membumi, membuat podcast ini terasa seperti obrolan hangat yang menginspirasi.Dengan kesuksesan pelaksanaan perdananya, VECTOR diharapkan dapat menjadi program rutin HIMATIKA INAMIS yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama melalui media yang kreatif dan relevan dengan zaman.Salam Inspiratif!HIMATIKA INAMISPenulis: Nur Laela Romadhoni

Baca Selengkapnya→
Semangat Baru Kepengurusan Ormawa: INAMIS Resmi Lantik Pemimpin Mahasiswa 2025

FTK • 6 Februari 2025

Semangat Baru Kepengurusan Ormawa: INAMIS Resmi Lantik Pemimpin Mahasiswa 2025

Kepatihan — Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai kegiatan Pelantikan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) INAMIS yang diselenggarakan pada Kamis, 06 Februari 2025, bertempat di Aula Lantai 3 INAMIS. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lahirnya kepengurusan baru yang siap mengemban amanah organisasi selama satu periode ke depan.Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bapak M. Suyoso, M.Pd, yang secara resmi mengukuhkan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) di lingkungan INAMIS.Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian proses demokrasi kampus melalui Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui proses tersebut, mahasiswa secara aktif berpartisipasi dalam menentukan pemimpin dan perwakilan organisasi yang diharapkan mampu membawa aspirasi serta kemajuan bagi seluruh civitas akademika.Dalam sambutannya, Bapak M. Suyoso menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan kolaborasi dalam menjalankan roda organisasi. “Menjadi pengurus Ormawa bukan sekadar jabatan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Jadilah pemimpin yang mampu memberi teladan, membawa inovasi, serta memperjuangkan kepentingan mahasiswa,” ungkapnya.Pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat, ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara oleh para pengurus yang dilantik. Momen ini sekaligus menjadi simbol dimulainya perjalanan baru bagi para mahasiswa terpilih dalam mengembangkan potensi kepemimpinan dan organisasi.Dengan dilantiknya kepengurusan Ormawa periode 2025, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antar organisasi mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aktif, progresif, dan inspiratif. INAMIS pun optimis bahwa para pemimpin muda ini akan mampu menghadirkan berbagai program inovatif yang berdampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.

Baca Selengkapnya→
Diskusi Prodi PAI UINSA Dan INAMIS Dalam Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

FTK • 28 November 2024

Diskusi Prodi PAI UINSA Dan INAMIS Dalam Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Lamongan, 20 November  2024 inamis.ac.id - Kunjungan tim manajemen dan prodi Pendidikan Agama Islam institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) ke UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dalam rangka diskusi dan evaluasi rancangan kurikulum prodi PAI INAMIS. Hasil diskusi ini di harapkan mampumenjadi pijakan baru dalam merancang penyusunan kurikulum yang lebih relevan dan berbasis Outcome-Based Education (OBE).Kurikulum yang Visioner dan RelevanDiskusi ini mengupas tuntas kerangka kurikulum PAI yang berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). Salah satu poin utama yang disoroti adalah pengembangan kurikulum untuk menghadapi kebutuhan generasi Alpha, abad ke-21, dan pasar kerja global.Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya unggul dalam ilmu agama tetapi juga kompeten secara global, kritis, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Dr. Muhammad Fahmi (Ketua Prodi PAI UINSA).  Ke depan, kurikulum harus disusun berdasarkan Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE dalam kurikulum menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang melahirkan pendidik profesional, peneliti pendidikan agama, serta pengembang media ajar berbasis teknologi. Strategi pembelajaran yang digunakan mengedepankan Student-Centered Learning (SCL), Problem-Based Learning (PBL), dan Project-Based Learning (PjBL).Kekuatan dan Tantangan KurikulumMenurut Achmad Adharul Ja'fari, MH (Ketua LPM INAMIS), kurikulum berbasis OBE memiliki keunggulan yang relevan dengan kebutuhan generasi digital, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sains, dan mendukung keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi, kerja sama, dan inovasi. Seharusnya ada solusi cepat untuk masalah seperti proses sinkronisasi kurikulum, kekurangan infrastruktur digital, dan kurangnya pelatihan dosen dalam penerapan teknologi. Hasil diskusi ini mencakup poin-poin penting berikut: Dosen harus ditingkatkan melalui pelatihan berbasis teknologi dan pendekatan OBE; Pengembangan Infrastruktur Digital, yang memastikan ruang kelas berbasis teknologi dan akses internet memadai; Evaluasi Kurikulum Berkala, yang memastikan bahwa pembelajaran sesuai dengan prinsip OBE; Kolaborasi Eksternal, yang memungkinkan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain untuk benchmarking dan pengembangan kurikulum dan inovasi. Hal ini diamini oleh Ketua Prodi PAI INAMIS, Muhammad Syafiq Mughni, M.Pd dan salah satu dosen PAI INAMIS, Bahtiyar Rifa’I, M.Pd.I.Kunjungan Tim INAMIS ke Prodi PAI FTK UINSA, yang mencakup agenda diskusi dan review kurikulum, menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak boleh stagnan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi di era teknologi saat ini. Penggunaan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) oleh INAMIS menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman sambil mempertahankan nilai-nilai utama Islam. Tidak hanya institusi pendidikan yang bertanggung jawab atas tanggung jawab besar ini. Dengan mendukung kebijakan, menyediakan dana, dan memanfaatkan teknologi, pemerintah dan masyarakat harus berpartisipasi. Oleh karena itu, lulusan Prodi PAI tidak hanya menjadi guru yang berpengalaman, tetapi juga menjadi pemimpin transformasi yang siap membangun Indonesia emas di masa depan.

Baca Selengkapnya→
Revitalisasi Kurikulum: Tadris Matematika Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i mengembangkan Kurikulum Berbasis Visi Keilmuan dan Profil Lulusan!

FTK • 24 Oktober 2024

Revitalisasi Kurikulum: Tadris Matematika Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i mengembangkan Kurikulum Berbasis Visi Keilmuan dan Profil Lulusan!

Institut Alif Muhammad Syafi'i (INAMIS), melalui Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Kegiatan Review Kurikulum yang melibatkan Pakar Pendidikan Matematika dari Universitas Negeri Surabaya, Dr. Agung Lukito, M.S pada Rabu, 23 Oktober 2024. Review kurikulum merupakan langkah penting dalam memastikan relevansi program studi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja. Review yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum agar lebih sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan lulusan yang berkompeten.Dr. Agung sebagai pembicara utama memberikan pandangan kritis dan masukan berharga bagi penyempurnaan kurikulum Prodi Tadris Matematika. Dalam paparannya, Dr. Agung menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dengan visi keilmuan yang diusung oleh program studi. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya kurikulum yang mencerminkan profil lulusan yang diharapkan, agar lulusan memiliki kompetensi yang meliputi pengetahuan, ketarampilan, dan sikap sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurut Dr. Agung, pengembangan kurikulum yang baik harus berfokus pada kesesuaian antara teori dan praktik, serta kemampuan lulusan dalam berinovasi dalam pembelajaran matematika.Banyak masukan konstruktif yang diharapkan dapat memperbaiki kurikulum untuk masa depan. Masukan-masukan tersebut mencakup pengembangan materi pembelajaran, penambahan kompetensi teknis, serta strategi pengajaran yang lebih efektif dan relevan. Dengan adanya evaluasi ini, Program Studi Tadris Matematika berharap dapat menghasilkan lulusan yang lebih unggul dan siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan.

Baca Selengkapnya→
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Aplikasi Mendeley di INAMIS Berlangsung Sukses

FTK • 13 Oktober 2024

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Aplikasi Mendeley di INAMIS Berlangsung Sukses

Minggu, 13 Oktober 2024, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Aplikasi Mendeley bertempat di Ruang Laboratorium Komputer Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS). Kegiatan yang dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM INAMIS) ini berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh peserta yang antusias dalam meningkatkan kemampuan akademik mereka.Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu M. Syafiq Mughni, M.Pd. dan M. Nurwahid, M.Pd. Keduanya memberikan materi yang sangat bermanfaat, mulai dari teknik dasar penulisan karya ilmiah yang baik dan benar hingga penggunaan aplikasi Mendeley sebagai alat bantu dalam mengelola referensi.Dalam penyampaian materi, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung. Hal ini membuat peserta lebih mudah memahami bagaimana cara menyusun karya ilmiah yang sistematis serta memanfaatkan teknologi untuk mempermudah proses sitasi dan penyusunan daftar pustaka.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas serta mengenalkan penggunaan aplikasi Mendeley secara efektif. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam penulisan tugas akademik maupun penelitian di masa mendatang.Pelatihan ini menjadi salah satu langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas akademik di lingkungan INAMIS, serta mendorong budaya literasi dan penelitian di kalangan mahasiswa.

Baca Selengkapnya→
Curriculum Review with Wales Young Institute

FTK • 16 Agustus 2024

Curriculum Review with Wales Young Institute

Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i melakukan benchmarking kurikulum internasional ke Wales Young Institute kanada, Kamis (15/8/2024).Berdasarkan rilis yang disampaikan Kaprodi Tadris Bahasa Inggris, Mrs Emy Rahmawati, Bahwa benchmarking kurikulum internasional ini bertujuan untuk mengupgrade kurikulum TBI (Tadris Bahasa Inggris) sebagai upaya planning inovasi sistem dan tata menejemen kurikulum. Selain itu, kegiatan yang berlangsung hybrid ini dilaksanakan untuk memperbaiki strategi Inamis untuk mendapatkan data, wawasan global, pengetahuan kebahasaan tentang study language di Wales Young Institute kanada.Pihak Wales Young Institute Dimotori langsung oleh foundernya yakni Jacob Hari A dan kegiatan benchmarking ini dibuka oleh Dr KH Darmawan MHI selaku rektor INAMIS, serta dihadiri oleh seluruh civitas akademika institut Alif Muhammad Imam Syafi'iPada kesempatan tersebut, Mr Jacob Hari A menerangkan bahwa kurikulum yang diterapkan tidak terlepas dari proses perancangan awal yang melibatkan akademisi, dan banyak pihak lainnya. starting points dalam pengembangan budaya akademik mahasiswa diantaranya adalah dengan dilakukannya Survei Study dimana mahasiswa dilibatkan secara langsung terkait proses pengalaman akademik, lalu melakukan pratest dan postest dengan instrumen yang terukur.Ia juga menjelaskan kurikulum yang dirancang harus terstruktur, sistematis dan komprehensif dengan memperhatikan semua unsur educational, Language, culture, sosiologis dan lain lain yang akan membuat komposisi dalam kurikulum itu semakin baik.Jacob Hary A juga menambahkan penjelasan tentang latar belakang ia mendirikan kampus di Kanada, ia melihat realitas bahwa kuliah yang mahal membuat anak dibawah ekonomi menengah kebawah harus mengubur mimpinya untuk tidak bisa atau sulit melanjutkan ke perguruan tinggi.Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kaprodi Tadris Bahasa Inggris Mrs.Emy Rahmawati menambahkan bahwa kurikulum di TBI akan selalu Adaptif Dengan Perkembangan yang ada.

Baca Selengkapnya→