Kategori Berita

berita

Menampilkan 12 dari 56 Berita
 Mahasiswa INAMIS Lamongan Terima Beasiswa dari LazisNU PWNU Jawa Timur

berita • 23 Oktober 2025

Mahasiswa INAMIS Lamongan Terima Beasiswa dari LazisNU PWNU Jawa Timur

Lamongan, 23 Oktober 2025 - Lima mahasiswa Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan menerima beasiswa pendidikan dari Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (LazisNU PWNU Jatim).Penyerahan beasiswa dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rektorat INAMIS Lamongan, dalam suasana penuh khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan LazisNU PWNU Jatim, jajaran pimpinan kampus, serta para mahasiswa penerima beasiswa.Program beasiswa dari LazisNU PWNU Jatim ini merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa, khususnya mereka yang berprestasi dan aktif dalam kegiatan sosial maupun keagamaan.Dalam sambutannya, pihak kampus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LazisNU PWNU Jatim atas perhatian dan kontribusinya terhadap dunia pendidikan. “Kami sangat berterima kasih kepada LazisNU PWNU Jawa Timur yang telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa kami. Bantuan ini menjadi motivasi besar agar para mahasiswa terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar salah satu pimpinan INAMIS.Sementara itu, perwakilan LazisNU PWNU Jatim menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen NU untuk mendukung generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.Para penerima beasiswa menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut dan berjanji akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan pengabdian di lingkungan kampus maupun masyarakat.Acara diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto antara pihak kampus, perwakilan LazisNU PWNU Jatim, dan mahasiswa penerima beasiswa sebagai simbol sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi sosial keagamaan dalam mencetak generasi unggul, berakhlak, dan berdedikasi.

Baca Selengkapnya→
Delegasi Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i Ikuti Workshop Penyusunan SPMI dan Pelatihan Auditor AMI Kopertais Wilayah IV Surabaya

berita • 21 Oktober 2025

Delegasi Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i Ikuti Workshop Penyusunan SPMI dan Pelatihan Auditor AMI Kopertais Wilayah IV Surabaya

Surabaya, 19–21 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal di lingkungan perguruan tinggi Islam, Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i menugaskan dua perwakilan untuk mengikuti kegiatan “Pendampingan Penyusunan Dokumen SPMI Terbaru dan Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI)” yang diselenggarakan oleh Konsorsium Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Kopertais Wilayah IV Surabaya.Kegiatan yang berlangsung di Hotel Halogen, Sidoarjo ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi Islam di bawah koordinasi Kopertais Wilayah IV Jawa Timur. Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i diwakili oleh Ibu Ziyadatus Shofiyah, M.E. selaku Kepala Pusat Audit Mutu Internal (Kapus AMI) dan Ibu Emy Rahmawati, M.Hum. selaku Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris.Workshop yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Dr. Ali Mustofa, M.Pd. (Ketua LPM UIN Sunan Ampel Surabaya), Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro L., M.P. (Dewan Pakar Konsorsium LPM Kopertais IV), serta H. Juhari, S.Ag., M.E.I. (Ketua Konsorsium LPM Kopertais IV Jawa Timur).Para peserta dibimbing secara langsung dalam penyusunan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang sesuai dengan regulasi terbaru berdasarkan Permenristekdikti No. 39 Tahun 2025, serta dilatih dalam pelaksanaan audit mutu internal sebagai bentuk penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).Menariknya, pada kesempatan ini para peserta juga mendapatkan tambahan materi khusus tentang Manajemen Risiko pada SPMI, yang membahas bagaimana risiko-risiko kelembagaan dan akademik dapat diidentifikasi serta dimitigasi melalui mekanisme mutu. Materi tersebut menjadi nilai tambah penting dalam penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan regulasi dan dinamika sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia.Melalui keikutsertaan dua delegasi tersebut, Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sistem penjaminan mutu, memperkuat kompetensi auditor internal, dan memastikan seluruh proses akademik maupun nonakademik berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.Kegiatan ditutup dengan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) serta pembagian sertifikat kepada seluruh peserta oleh tim Konsorsium LPM Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.

Baca Selengkapnya→
Delegasi INAMIS Lamongan dan Babak Baru Profesionalisasi PDDIKTI

berita • 17 Oktober 2025

Delegasi INAMIS Lamongan dan Babak Baru Profesionalisasi PDDIKTI

Penguatan kapasitas pengelola Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang dilaksanakan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur di UIN Sunan Ampel Surabaya menjadi penanda penting meningkatnya kesadaran institusi terhadap urgensi tata kelola data. Di tengah tuntutan regulasi dan transformasi digital, kegiatan ini hadir sebagai respons strategis agar pelaporan data akademik tidak lagi dipandang sebagai beban administratif, melainkan instrumen pembangunan mutu.Pengelolaan data pendidikan tinggi menuntut ketelitian, pemahaman regulasi, dan kemampuan teknis yang terus diperbarui. Forum ini memberi ruang bagi para pengelola PDDIKTI untuk menyamakan persepsi sekaligus menavigasi perubahan kebijakan yang terus bergerak. Tanpa kompetensi yang memadai, institusi sangat berisiko menghadapi kendala akreditasi, pengakuan lulusan, dan akses terhadap pendanaan pendidikan.Kopertais Wilayah IV Jawa Timur memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa PTKIS di wilayahnya tidak tertinggal dalam tata kelola data nasional. Keragaman kapasitas kampus, keterbatasan infrastruktur, dan perbedaan kesiapan SDM menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui forum pembelajaran kolektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar penyeragaman kualitas pelaporan dan penguatan integritas institusi.Kampus INAMIS Lamongan menunjukkan sikap progresif dengan secara resmi mengirim dua delegasi, Ilda Aryanti dan Nor Amaliyah, untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pengiriman delegasi ini merupakan sinyal bahwa kampus menyadari pentingnya menempatkan pengelolaan data sebagai fungsi strategis, bukan sekadar pelengkap birokrasi. Langkah ini juga menjadi bentuk kesiapan menghadapi peningkatan standar pelaporan nasional.Keikutsertaan aktif INAMIS Lamongan mencerminkan kesadaran bahwa mutu institusi tidak hanya ditentukan oleh proses akademik, tetapi juga oleh kekuatan dokumentasi dan pelaporan. Delegasi yang dikirim membawa tanggung jawab besar untuk meneruskan pengetahuan dan mengawal implementasi di tingkat kampus. Hal ini menciptakan harapan agar penguatan kapasitas tidak berhenti pada forum, tetapi berlanjut ke pembenahan sistemik.Dari kacamata pengamat pendidikan tinggi, kegiatan semacam ini merupakan investasi jangka panjang. Data yang akurat dan terstruktur merupakan basis bagi penataan kurikulum, pengembangan program studi, rekognisi karier dosen, hingga validasi ijazah lulusan. Kampus yang mengabaikan pentingnya pengelolaan data akan tertinggal secara struktural dan simbolik di tengah kompetisi antarperguruan tinggi.Penguatan kapasitas pengelola PDDIKTI juga memiliki dimensi kebijakan yang signifikan. Regulasi dari Kementerian Agama dan Kemendikbudristek menuntut kepatuhan yang semakin tinggi terhadap standar pelaporan. Kesalahan input atau keterlambatan pelaporan tidak lagi bisa ditoleransi, sebab implikasinya langsung menyentuh eksistensi kelembagaan dan hak mahasiswa.Kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring profesional antaroperator data dari berbagai kampus. Pertukaran praktik baik, diskusi teknis, dan penyamaan prosedur menjadi bekal penting untuk memperkecil disparitas antar-PTKIS. Dalam konteks ini, kehadiran delegasi resmi seperti yang dikirim INAMIS Lamongan menjadi bagian dari penguatan ekosistem, bukan sekadar upaya individu.Keterlibatan kampus dalam forum seperti ini menunjukkan bahwa transformasi digital pendidikan Islam tidak dapat ditunda. Keakuratan data kini menjadi ukuran kredibilitas institusi. Jika kampus mampu menindaklanjuti hasil kegiatan secara konkret, maka dampaknya akan terasa pada peningkatan mutu akreditasi, pengakuan lulusan, dan kepercayaan publik.Sebagai penutup, partisipasi resmi Kampus INAMIS Lamongan melalui pengiriman Ilda Aryanti dan Nor Amaliyah menunjukkan komitmen yang patut diapresiasi. Langkah ini menjadi bukti bahwa PTKIS memiliki kesadaran baru dalam membenahi tata kelola data. Dengan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, institusi pendidikan tinggi Islam akan lebih siap menjawab tantangan regulasi, kompetisi, dan akuntabilitas di masa mendatang.

Baca Selengkapnya→
Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

berita • 7 Oktober 2025

Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di era revolusi industri dan transformasi ekonomi modern, Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan kegiatan Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa sebagai bentuk penguatan kompetensi teknologi dan inovasi pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam bidang pendidikan, bisnis, riset, dan ekonomi syariah.Kegiatan literasi AI diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dengan antusias tinggi. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, pemanfaatan teknologi AI dalam dunia akademik, etika penggunaan AI, hingga implementasi AI dalam pengembangan bisnis dan ekonomi syariah di era digital.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diberikan pelatihan praktik penggunaan berbagai platform AI untuk membantu proses pembelajaran, penyusunan karya ilmiah, analisis data, pengembangan ide bisnis, serta peningkatan kreativitas dan produktivitas akademik. Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman pentingnya penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam dan integritas akademik.Ketua Program Studi Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa literasi AI menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dunia kerja yang semakin dinamis. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara produktif untuk mendukung inovasi, penelitian, dan pengembangan ekonomi syariah berbasis digital.Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Ekonomi Syariah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digitalisasi. Dengan adanya literasi AI, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta siap menghadapi tantangan perkembangan industri dan teknologi masa depan.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman guna menciptakan lulusan yang profesional, berjiwa entrepreneur, serta mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai ekonomi syariah dan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

Baca Selengkapnya→
Dosen INAMIS Lolos Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis Kemenag RI Tahun 2025

berita • 27 September 2025

Dosen INAMIS Lolos Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis Kemenag RI Tahun 2025

Tiga dosen dari Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil lolos dalam program Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI.Dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut merupakan dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INAMIS, yaitu Mohammad Nurwahid, M.Pd., Bahtiyar Rifai, M.Pd.I, dan Fatus Atho'ul Malik, M.Pd. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen para dosen INAMIS dalam mengembangkan penelitian akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian.Program hibah ini merupakan salah satu upaya Kementerian Agama RI dalam meningkatkan kualitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam. Melalui program ini diharapkan para dosen dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.Pencapaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi INAMIS sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Prestasi para dosen ini diharapkan dapat memotivasi civitas akademika lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan serta masyarakat luas.Selain itu, keberhasilan ini semakin memperkuat posisi INAMIS sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dan berupaya menjaga kualitas pendidikan yang sejalan dengan standar lembaga akreditasi seperti BAN-PT dan LAMDIK.Pihak kampus menyampaikan selamat dan sukses kepada para dosen yang telah lolos pendanaan hibah tersebut. Semoga penelitian dan pengabdian yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta membawa nama baik INAMIS di tingkat nasional.

Baca Selengkapnya→
Family Gathering Mahasiswa dan Dosen Program Studi Ekonomi Syariah

berita • 21 September 2025

Family Gathering Mahasiswa dan Dosen Program Studi Ekonomi Syariah

Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun kebersamaan antara mahasiswa dan dosen, Program Studi Ekonomi Syariah secara rutin menyelenggarakan kegiatan Family Gathering yang dilaksanakan setiap akhir tahun. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan yang bertujuan menciptakan suasana harmonis, komunikatif, dan penuh kebersamaan di lingkungan akademik.Family Gathering diikuti oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah. Kegiatan dilaksanakan dengan suasana santai dan penuh keakraban melalui berbagai agenda seperti diskusi santai, motivasi, refleksi akhir tahun, serta makan bersama.Ketua Program Studi Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana rekreasi, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat hubungan emosional antara civitas akademika. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta komunikasi yang lebih baik antara mahasiswa dan dosen sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih nyaman dan kondusif.Selain mempererat silaturahmi, Family Gathering juga menjadi momentum evaluasi dan refleksi bersama terhadap berbagai kegiatan akademik maupun organisasi mahasiswa selama satu tahun terakhir. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, ide, dan harapan demi kemajuan Program Studi Ekonomi Syariah ke depan.Kegiatan Family Gathering berlangsung dengan penuh antusias dan kebersamaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan semangat kekeluargaan yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, toleransi, dan ukhuwah Islamiyah yang menjadi karakter Program Studi Ekonomi Syariah berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.Melalui kegiatan tahunan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berharap dapat terus membangun lingkungan akademik yang harmonis, solid, dan humanis sehingga mampu menciptakan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter sosial dan spiritual yang baik.

Baca Selengkapnya→
Dosen INAMIS Lamongan Raih Beasiswa S3 dari Kemenag RI, Siap Tingkatkan Mutu Akademik Kampus

berita • 16 September 2025

Dosen INAMIS Lamongan Raih Beasiswa S3 dari Kemenag RI, Siap Tingkatkan Mutu Akademik Kampus

Lamongan, 9 September 2025 - Kabar membanggakan datang dari INAMIS Lamongan. Mohammad Nurwahid, M.Pd., dosen Program Studi Tadris Matematika, berhasil meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Universitas Negeri Malang.Beasiswa prestisius ini menjadi bukti nyata komitmen INAMIS dalam mendorong pengembangan kapasitas dosen dan peningkatan mutu akademik kampus. Dengan fokus studi di bidang Pendidikan Matematika, Nurwahid diharapkan mampu membawa inovasi dalam pembelajaran, riset, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan program strategis yang didukung oleh LPDP dan berbagai lembaga akreditasi seperti LAMDIK, LAMEMBA, dan BAN-PT. Program ini mencakup pembiayaan penuh studi S3, pelatihan akademik, serta dukungan riset yang berkelanjutan.Dengan latar belakang sebagai pendidik yang aktif dan kontributor dalam berbagai kegiatan kampus, Nurwahid diyakini akan membawa perspektif baru dalam pengembangan Prodi Tadris Matematika dan memperkuat posisi INAMIS sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Baca Selengkapnya→
Dr. Sunaji, M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor: INAMIS Lamongan Tambah Satu Dosen Bergelar S3

berita • 7 September 2025

Dr. Sunaji, M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor: INAMIS Lamongan Tambah Satu Dosen Bergelar S3

Lamongan, 9 September 2025 - Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan kembali mencatatkan prestasi akademik membanggakan. Dr. Sunaji, M.Pd., Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), resmi meraih gelar doktor setelah sukses menjalani ujian terbuka promosi doktor pada Ahad, 7 September 2025, di Auditorium Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim.Dalam disertasinya yang berjudul “Pesantren Dalam Dinamika Sosial Keagamaan dan Pendidikan Masyarakat Pesisir Kabupaten Rembang”, Dr. Sunaji mengangkat studi multi kasus di dua pesantren ternama: Pondok Pesantren Al Anwar 2 Sarang dan Pondok Pesantren Lasem. Penelitian ini menyoroti peran pesantren sebagai pusat transformasi sosial dan pendidikan di wilayah pesisir, serta kontribusinya dalam membentuk karakter masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan kultural.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen INAMIS dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat fondasi akademik institusi. Sebagai Kaprodi PAI, Dr. Sunaji diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan kurikulum, riset keislaman, dan pembinaan mahasiswa.Civitas akademika INAMIS Lamongan menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pencapaian tersebut, seraya berharap gelar doktor ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas dalam dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Baca Selengkapnya→
Benchmarking Kelembagaan bersama Universitas Cipta Wacana Malang

berita • 3 Agustus 2025

Benchmarking Kelembagaan bersama Universitas Cipta Wacana Malang

Lamongan, 3 Agustus 2025 — Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) adakan kegiatan benchmarking kelembagaan Bersama Universitas Cipta Wacana (UCW) Malang pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya INAMIS untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen institusi.Dalam kegiatan ini, Steakholder dari INAMIS berkesempatan untuk belajar dan bertukar pikiran dengan para pimpinan UCW Malang mengenai berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi. Beberapa aspek yang menjadi fokus utama diskusi antara lain:Manajemen akademik dan kelembagaan: Kiat Sukses Akreditasi, Sistem kurikulum,  dan sistem Akademik TerintegrasiPengembangan SDM: Peningkatan kompetensi dosen dan staf, serta manajemen karier.Tata kelola keuangan: Perencanaan anggaran, transparansi, dan akuntabilitas.Wakil Rektorat 1 INAMIS, A. Yaskur Aminurrozi M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada UCW Malang yang telah berbagi ilmu dan pengalaman. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki dan merumuskan strategi pengembangan yang lebih efektif di INAMIS," ujarnya.Diharapkan, dengan adanya benchmarking ini, INAMIS dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang ada di UCW Malang dan menerapkannya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada mahasiswa.

Baca Selengkapnya→
Kajian “Moderasi Ekonomi Islam dalam Menghadapi Tantangan Global” Tingkatkan Wawasan Mahasiswa

berita • 26 Juli 2025

Kajian “Moderasi Ekonomi Islam dalam Menghadapi Tantangan Global” Tingkatkan Wawasan Mahasiswa

Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan kegiatan kajian ilmiah EKSIS 2 (Ekonomi Syariah Inspiratif dan Solutif) bertema “Moderasi Ekonomi Islam dalam Menghadapi Tantangan Global” sebagai bentuk penguatan pemahaman mahasiswa terhadap peran ekonomi Islam dalam menghadapi dinamika ekonomi modern dan tantangan globalisasi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika dengan penuh antusias dan semangat diskusi ilmiah.Kajian ini membahas pentingnya penerapan nilai-nilai moderasi dalam ekonomi Islam sebagai solusi dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil, seimbang, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa ekonomi Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga menekankan prinsip keadilan sosial, keseimbangan, etika bisnis, dan kesejahteraan masyarakat.Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai berbagai tantangan global yang dihadapi saat ini, seperti krisis ekonomi, perkembangan teknologi digital, ketimpangan sosial, inflasi, hingga perubahan pola ekonomi akibat globalisasi. Dalam konteks tersebut, ekonomi Islam hadir sebagai sistem yang mampu menawarkan solusi melalui prinsip keuangan yang sehat, transaksi yang transparan, serta penguatan sektor riil dan ekonomi berbasis kebermanfaatan.Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas isu-isu ekonomi kontemporer, peluang industri halal, pengembangan ekonomi digital syariah, hingga peran generasi muda dalam memperkuat ekonomi umat di era global.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berharap mahasiswa memiliki wawasan yang luas, berpikir kritis, serta mampu menjadi generasi yang moderat, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

Baca Selengkapnya→
INAMIS Mewakili Gerakan Pramuka Kwarcab Lamongan di Lokakarya Pengelolaan Gugus Depan Perguruan Tinggi Jawa Timur

berita • 3 Juli 2025

INAMIS Mewakili Gerakan Pramuka Kwarcab Lamongan di Lokakarya Pengelolaan Gugus Depan Perguruan Tinggi Jawa Timur

Institut Alif Muhammad Imam Syafi'I (INAMIS) menunjukkan kiprah aktifnya dalam dunia kepramukaan dengan mengirimkan dua delegasi terpilih untuk mengikuti lokakarya pengelolaan gugus depan perguruan tinggi. INAMIS ditunjuk untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Lamongan dalam Lokakarya Pengelolaan Gugus Depan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur pada tanggal 29-30 Juni 2025 di GreenSA Inn & Training Center UIN Sunan Ampel Surabaya. Delegasi yang dikirimkan berasal dari program studi Tadris Matematika, yaitu Nezar Subiantoro dan Jeni Ifatul Lailyah, yang keduanya dikenal aktif dan berdedikasi dalam kegiatan kepramukaan.Lokakarya ini memberikan berbagai materi penting yang sangat bermanfaat bagi pengembangan gugus depan, mulai dari strategi peningkatan prestasi pramuka pandega, optimalisasi pengelolaan gugus depan, hingga peran pramuka dalam membina masyarakat. Materi tersebut tidak hanya memperkaya wawasan para peserta, tetapi juga memotivasi mereka untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal. Nezar dan Jeni mengaku mendapatkan banyak inspirasi dan ilmu baru yang siap mereka terapkan untuk memperkuat pengetahuan tentang kepramukaan.Partisipasi dalam lokakarya ini menjadi bukti nyata bahwa Pramuka tidak hanya sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sarana penting dalam mengasah keterampilan lunak seperti kepemimpinan, kerja sama tim, dan pengelolaan organisasi. Dukungan penuh dari Institusi dan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Lamongan diharapkan mampu mendorong semakin banyak mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan kepramukaan, sehingga dapat membawa perubahan positif dan memperkuat peran pramuka dalam membina generasi muda yang berprestasi serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya→
HMPS Ekonomi Syariah Gelar Seminar Manajemen Sumberdaya Santri “The Next Level Santri: Siap Hidup, Siap Hadapi Dunia”

berita • 3 Juni 2025

HMPS Ekonomi Syariah Gelar Seminar Manajemen Sumberdaya Santri “The Next Level Santri: Siap Hidup, Siap Hadapi Dunia”

Lamongan, 3 Juni 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah sukses menyelenggarakan seminar bertema “Manajemen Sumberdaya Santri” dengan mengusung slogan inspiratif “The Next Level Santri: Siap Hidup, Siap Hadapi Dunia”. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun kualitas santri agar lebih siap menghadapi tantangan kehidupan dan perkembangan zaman.Seminar ini diselenggarakan sebagai wadah penguatan wawasan, motivasi, dan keterampilan bagi para santri agar mampu mengelola potensi diri, waktu, pengetahuan, serta nilai-nilai kehidupan secara lebih terarah dan produktif. Dalam era modern yang penuh perubahan, santri dituntut tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan kesiapan hidup di tengah masyarakat.Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan mahasiswa dan santri. Suasana seminar berjalan aktif dan inspiratif, terlebih dengan kehadiran narasumber yang membawakan materi secara menarik, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan santri masa kini.Melalui seminar ini, HMPS Ekonomi Syariah berharap para peserta mampu memahami pentingnya manajemen sumber daya diri sebagai bekal untuk menjadi generasi santri yang mandiri, tangguh, produktif, dan siap bersaing di era global. Seminar ini juga menjadi bukti bahwa santri memiliki peran besar dalam pembangunan peradaban jika dibekali dengan ilmu, keterampilan, dan visi masa depan yang kuat.Ketua panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, baik panitia, peserta, maupun narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman berharga.“Semoga seminar ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi titik awal lahirnya santri yang lebih siap hidup, siap menghadapi dunia, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman,” ungkap salah satu panitia kegiatan.Dengan terselenggaranya seminar ini, HMPS Ekonomi Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi mahasiswa maupun santri.

Baca Selengkapnya→