Kategori Berita

FTK

Menampilkan 9 dari 9 Berita
Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

FTK 2 Desember 2025

Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

Lamongan, 2 Desember 2025 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama dalam dunia bisnis. Menyadari hal tersebut, sebuah gelaran edukatif bertajuk "Workshop Entrepreneurship 4.0: Pemanfaatan Teknologi Dalam Membangun Bisnis" sukses dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025.Bertempat di suasana asri Rumah Makan Waroeng Kangen Djadoel, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, Kevin Maulana, S.E., M.E., dosen dari STIES Babussalam Jombang. Acara dipandu oleh moderator Raja Miqdaad Kanz M.A., mahasiswa semester 5 prodi Ekonomi Syari’ah, yang memantik diskusi hangat antara pemateri dan peserta.Dalam pemaparannya, Kevin Maulana menekankan bahwa pengusaha muda saat ini tidak boleh lagi menutup mata terhadap teknologi. "Era 4.0 menuntut kita untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap lini bisnis, mulai dari pemasaran hingga operasional, agar mampu bersaing dan relevan dengan pasar," ujarnya di hadapan para peserta.Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini tidak hanya menyuguhkan materi padat, tetapi juga menawarkan manfaat nyata bagi mahasiswa, seperti E-Sertifikat SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah), relasi bisnis, serta akses ke grup entrepreneur eksklusif.Suasana workshop terasa cair namun tetap serius. Pemilihan lokasi di Kangen Djadoel memberikan nuansa yang berbeda, membuat interaksi antar peserta lebih leluasa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama di depan bangunan Joglo yang ikonik, di mana seluruh peserta dan pemateri berpose kompak, menyimbolkan semangat satu tujuan untuk sukses berwirausaha.Diharapkan, pasca kegiatan ini akan lahir embrio-embrio bisnis baru dari kalangan mahasiswa yang tidak hanya kreatif, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi digital.

Baca Selengkapnya
Nyalakan Budaya Riset, FTK INAMIS Sukses Gelar Pelatihan Penulisan Ilmiah "INKSPIRE Batch 1"

FTK 25 November 2025

Nyalakan Budaya Riset, FTK INAMIS Sukses Gelar Pelatihan Penulisan Ilmiah "INKSPIRE Batch 1"

Lamongan, 25 November 2025 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik mahasiswa melalui gelaran INKSPIRE Batch 1. Kegiatan yang mengusung tema "Menyalakan Budaya Riset dan Berpikir Ilmiah Mahasiswa FTK INAMIS" ini dilaksanakan dengan khidmat di Aula INAMIS Lt. 3 pada Selasa (25/11/2025).Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FTK INAMIS, Ibu Nor Amalliyah, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa untuk tidak hanya menjadi konsumen ilmu, tetapi juga produsen pengetahuan melalui karya tulis yang berkualitas.Dipandu oleh moderator Emy Rahmawati, M.Hum, pelatihan ini menghadirkan pemateri Bapak Fatus A. Malik, S.Si., M.Pd., yang mengupas tuntas teknis penulisan ilmiah. Antusiasme peserta terlihat jelas dari membeludaknya mahasiswa FTK yang hadir memadati aula.Pelaksanaan INKSPIRE Batch 1 ini dirancang dengan tujuan strategis yang komprehensif. Pertama, untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa secara teknis, mulai dari tahap perencanaan riset hingga proses publikasi. Kedua, membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai etika penulisan, metodologi penelitian yang tepat, serta pemanfaatan teknologi pendukung riset terkini.Lebih jauh, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang inovatif dan bermanfaat bagi komunitas akademik, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa FTK untuk berkontribusi nyata dalam khazanah ilmu pengetahuan."Harapannya, semangat #FTKMenyala yang kita gaungkan hari ini tidak berhenti di ruangan ini saja, tetapi mewujud dalam bentuk jurnal, artikel, dan karya ilmiah yang membanggakan kampus," ujar salah satu panitia penyelenggara.Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama seluruh peserta, pemateri, dan jajaran dekanat, menandai langkah awal kebangkitan budaya literasi di lingkungan FTK INAMIS.

Baca Selengkapnya
Dosen INAMIS Lamongan Raih Beasiswa S3 dari Kemenag RI, Siap Tingkatkan Mutu Akademik Kampus

FTK 16 September 2025

Dosen INAMIS Lamongan Raih Beasiswa S3 dari Kemenag RI, Siap Tingkatkan Mutu Akademik Kampus

Lamongan, 9 September 2025 - Kabar membanggakan datang dari INAMIS Lamongan. Mohammad Nurwahid, M.Pd., dosen Program Studi Tadris Matematika, berhasil meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Universitas Negeri Malang.Beasiswa prestisius ini menjadi bukti nyata komitmen INAMIS dalam mendorong pengembangan kapasitas dosen dan peningkatan mutu akademik kampus. Dengan fokus studi di bidang Pendidikan Matematika, Nurwahid diharapkan mampu membawa inovasi dalam pembelajaran, riset, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan program strategis yang didukung oleh LPDP dan berbagai lembaga akreditasi seperti LAMDIK, LAMEMBA, dan BAN-PT. Program ini mencakup pembiayaan penuh studi S3, pelatihan akademik, serta dukungan riset yang berkelanjutan.Dengan latar belakang sebagai pendidik yang aktif dan kontributor dalam berbagai kegiatan kampus, Nurwahid diyakini akan membawa perspektif baru dalam pengembangan Prodi Tadris Matematika dan memperkuat posisi INAMIS sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Baca Selengkapnya
Dr. Sunaji, M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor: INAMIS Lamongan Tambah Satu Dosen Bergelar S3

FTK 7 September 2025

Dr. Sunaji, M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor: INAMIS Lamongan Tambah Satu Dosen Bergelar S3

Lamongan, 9 September 2025 - Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan kembali mencatatkan prestasi akademik membanggakan. Dr. Sunaji, M.Pd., Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), resmi meraih gelar doktor setelah sukses menjalani ujian terbuka promosi doktor pada Ahad, 7 September 2025, di Auditorium Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim.Dalam disertasinya yang berjudul “Pesantren Dalam Dinamika Sosial Keagamaan dan Pendidikan Masyarakat Pesisir Kabupaten Rembang”, Dr. Sunaji mengangkat studi multi kasus di dua pesantren ternama: Pondok Pesantren Al Anwar 2 Sarang dan Pondok Pesantren Lasem. Penelitian ini menyoroti peran pesantren sebagai pusat transformasi sosial dan pendidikan di wilayah pesisir, serta kontribusinya dalam membentuk karakter masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan kultural.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen INAMIS dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat fondasi akademik institusi. Sebagai Kaprodi PAI, Dr. Sunaji diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan kurikulum, riset keislaman, dan pembinaan mahasiswa.Civitas akademika INAMIS Lamongan menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pencapaian tersebut, seraya berharap gelar doktor ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas dalam dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Baca Selengkapnya
Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris INAMIS Gelar Acara “Kenalan Yuk Sama TOEFL”: Edukasi Seru dan Interaktif untuk Mahasiswa dan Siswa SMA

FTK 15 Juni 2025

Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris INAMIS Gelar Acara “Kenalan Yuk Sama TOEFL”: Edukasi Seru dan Interaktif untuk Mahasiswa dan Siswa SMA

INAMIS, Minggu (15/6/2025) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (English Education Students Association - EESA), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS), sukses menyelenggarakan acara bertajuk “Kenalan Yuk Sama TOEFL (Get to Know TOEFL Better)” yang bertempat di Ruang Tahfidz kampus. Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa serta siswa SMA/sederajat yang hadir.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengenalan menyeluruh mengenai TOEFL (Test of English as a Foreign Language)—mulai dari struktur tes, jenis-jenis soal, hingga strategi jitu dalam menjawabnya. Acara ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kesiapan dan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi TOEFL di masa mendatang.Acara ini menghadirkan narasumber utama yang berpengalaman di bidang pengajaran bahasa Inggris, yaitu Miss Emy Rahmawati, M.Hum., selaku Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris INAMIS. Dalam pemaparannya, Miss Emy tidak hanya menjelaskan struktur TOEFL secara detail, tetapi juga mengulas pentingnya tes TOEFL bagi jenjang akademik dan karier, serta membagikan berbagai tips dan trik efektif untuk sukses dalam ujian.Peserta pun diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan narasumber—bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait TOEFL. Sesi interaktif ini menambah semangat serta memperkaya pemahaman peserta mengenai tantangan dan strategi menghadapi tes bahasa Inggris internasional tersebut.Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen EESA dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan anggota serta mahasiswa di bidang bahasa Inggris. Tak hanya itu, partisipasi aktif dari siswa SMA/sederajat juga menunjukkan bahwa acara ini berhasil menjangkau lebih luas dan memberikan manfaat edukatif lintas jenjang pendidikan.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih siap secara teknis dan mental dalam menghadapi TOEFL, serta termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Selengkapnya
Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) INAMIS menggelar kegiatan daring perdana bertajuk "VECTOR" (Voice of Education: Collaboration, Thoughts, Opinions, and Reflection)

FTK 31 Mei 2025

Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) INAMIS menggelar kegiatan daring perdana bertajuk "VECTOR" (Voice of Education: Collaboration, Thoughts, Opinions, and Reflection)

Lamongan, 31 Mei 2025 - Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA) INAMIS sukses menggelar kegiatan daring perdana bertajuk "VECTOR" (Voice of Education: Collaboration, Thoughts, Opinions, and Reflection) melalui siaran langsung di Instagram. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi edukatif yang dikemas dalam bentuk podcast santai namun penuh inspirasi.Mengangkat tema "Membangun Kepercayaan Diri untuk Meraih Mimpi", podcast ini menghadirkan narasumber istimewa, Ibu Nor Amalliyah, S.Si., M.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta merupakan dosen Tadris Matematika. Acara ini dipandu oleh moderator berbakat Nur Laella Romadhoni, yang mampu menjaga suasana diskusi tetap hidup dan menarik.Meski merupakan gelaran perdana, VECTOR disambut dengan antusias luar biasa oleh para mahasiswa dan penonton dari berbagai kalangan. Interaksi hangat terjadi selama siaran berlangsung, dengan pertanyaan-pertanyaan reflektif dari peserta yang menunjukkan betapa tema ini sangat relevan dan menyentuh kehidupan mahasiswa saat ini.Dalam sesi podcast, Ibu Nor Amalliyah membagikan pengalaman pribadi dan motivasi yang membangun semangat audiens untuk lebih percaya diri dan terus mengejar impian. Beliau menekankan pentingnya mengenali potensi diri, tidak takut gagal, serta terus belajar dari pengalaman hidup.Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti jalannya acara, ditambah dengan gaya penyampaian narasumber yang komunikatif dan membumi, membuat podcast ini terasa seperti obrolan hangat yang menginspirasi.Dengan kesuksesan pelaksanaan perdananya, VECTOR diharapkan dapat menjadi program rutin HIMATIKA INAMIS yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama melalui media yang kreatif dan relevan dengan zaman.Salam Inspiratif!HIMATIKA INAMISPenulis: Nur Laela Romadhoni

Baca Selengkapnya
Diskusi Prodi PAI UINSA Dan INAMIS Dalam Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

FTK 28 November 2024

Diskusi Prodi PAI UINSA Dan INAMIS Dalam Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Lamongan, 20 November  2024 inamis.ac.id - Kunjungan tim manajemen dan prodi Pendidikan Agama Islam institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) ke UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dalam rangka diskusi dan evaluasi rancangan kurikulum prodi PAI INAMIS. Hasil diskusi ini di harapkan mampumenjadi pijakan baru dalam merancang penyusunan kurikulum yang lebih relevan dan berbasis Outcome-Based Education (OBE).Kurikulum yang Visioner dan RelevanDiskusi ini mengupas tuntas kerangka kurikulum PAI yang berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). Salah satu poin utama yang disoroti adalah pengembangan kurikulum untuk menghadapi kebutuhan generasi Alpha, abad ke-21, dan pasar kerja global.Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya unggul dalam ilmu agama tetapi juga kompeten secara global, kritis, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Dr. Muhammad Fahmi (Ketua Prodi PAI UINSA).  Ke depan, kurikulum harus disusun berdasarkan Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE dalam kurikulum menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang melahirkan pendidik profesional, peneliti pendidikan agama, serta pengembang media ajar berbasis teknologi. Strategi pembelajaran yang digunakan mengedepankan Student-Centered Learning (SCL), Problem-Based Learning (PBL), dan Project-Based Learning (PjBL).Kekuatan dan Tantangan KurikulumMenurut Achmad Adharul Ja'fari, MH (Ketua LPM INAMIS), kurikulum berbasis OBE memiliki keunggulan yang relevan dengan kebutuhan generasi digital, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sains, dan mendukung keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi, kerja sama, dan inovasi. Seharusnya ada solusi cepat untuk masalah seperti proses sinkronisasi kurikulum, kekurangan infrastruktur digital, dan kurangnya pelatihan dosen dalam penerapan teknologi. Hasil diskusi ini mencakup poin-poin penting berikut: Dosen harus ditingkatkan melalui pelatihan berbasis teknologi dan pendekatan OBE; Pengembangan Infrastruktur Digital, yang memastikan ruang kelas berbasis teknologi dan akses internet memadai; Evaluasi Kurikulum Berkala, yang memastikan bahwa pembelajaran sesuai dengan prinsip OBE; Kolaborasi Eksternal, yang memungkinkan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain untuk benchmarking dan pengembangan kurikulum dan inovasi. Hal ini diamini oleh Ketua Prodi PAI INAMIS, Muhammad Syafiq Mughni, M.Pd dan salah satu dosen PAI INAMIS, Bahtiyar Rifa’I, M.Pd.I.Kunjungan Tim INAMIS ke Prodi PAI FTK UINSA, yang mencakup agenda diskusi dan review kurikulum, menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak boleh stagnan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi di era teknologi saat ini. Penggunaan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) oleh INAMIS menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman sambil mempertahankan nilai-nilai utama Islam. Tidak hanya institusi pendidikan yang bertanggung jawab atas tanggung jawab besar ini. Dengan mendukung kebijakan, menyediakan dana, dan memanfaatkan teknologi, pemerintah dan masyarakat harus berpartisipasi. Oleh karena itu, lulusan Prodi PAI tidak hanya menjadi guru yang berpengalaman, tetapi juga menjadi pemimpin transformasi yang siap membangun Indonesia emas di masa depan.

Baca Selengkapnya
Revitalisasi Kurikulum: Tadris Matematika Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i mengembangkan Kurikulum Berbasis Visi Keilmuan dan Profil Lulusan!

FTK 24 Oktober 2024

Revitalisasi Kurikulum: Tadris Matematika Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i mengembangkan Kurikulum Berbasis Visi Keilmuan dan Profil Lulusan!

Institut Alif Muhammad Syafi'i (INAMIS), melalui Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Kegiatan Review Kurikulum yang melibatkan Pakar Pendidikan Matematika dari Universitas Negeri Surabaya, Dr. Agung Lukito, M.S pada Rabu, 23 Oktober 2024. Review kurikulum merupakan langkah penting dalam memastikan relevansi program studi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja. Review yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum agar lebih sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan lulusan yang berkompeten.Dr. Agung sebagai pembicara utama memberikan pandangan kritis dan masukan berharga bagi penyempurnaan kurikulum Prodi Tadris Matematika. Dalam paparannya, Dr. Agung menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dengan visi keilmuan yang diusung oleh program studi. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya kurikulum yang mencerminkan profil lulusan yang diharapkan, agar lulusan memiliki kompetensi yang meliputi pengetahuan, ketarampilan, dan sikap sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurut Dr. Agung, pengembangan kurikulum yang baik harus berfokus pada kesesuaian antara teori dan praktik, serta kemampuan lulusan dalam berinovasi dalam pembelajaran matematika.Banyak masukan konstruktif yang diharapkan dapat memperbaiki kurikulum untuk masa depan. Masukan-masukan tersebut mencakup pengembangan materi pembelajaran, penambahan kompetensi teknis, serta strategi pengajaran yang lebih efektif dan relevan. Dengan adanya evaluasi ini, Program Studi Tadris Matematika berharap dapat menghasilkan lulusan yang lebih unggul dan siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan.

Baca Selengkapnya
Curriculum Review with Wales Young Institute

FTK 16 Agustus 2024

Curriculum Review with Wales Young Institute

Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i melakukan benchmarking kurikulum internasional ke Wales Young Institute kanada, Kamis (15/8/2024).Berdasarkan rilis yang disampaikan Kaprodi Tadris Bahasa Inggris, Mrs Emy Rahmawati, Bahwa benchmarking kurikulum internasional ini bertujuan untuk mengupgrade kurikulum TBI (Tadris Bahasa Inggris) sebagai upaya planning inovasi sistem dan tata menejemen kurikulum. Selain itu, kegiatan yang berlangsung hybrid ini dilaksanakan untuk memperbaiki strategi Inamis untuk mendapatkan data, wawasan global, pengetahuan kebahasaan tentang study language di Wales Young Institute kanada.Pihak Wales Young Institute Dimotori langsung oleh foundernya yakni Jacob Hari A dan kegiatan benchmarking ini dibuka oleh Dr KH Darmawan MHI selaku rektor INAMIS, serta dihadiri oleh seluruh civitas akademika institut Alif Muhammad Imam Syafi'iPada kesempatan tersebut, Mr Jacob Hari A menerangkan bahwa kurikulum yang diterapkan tidak terlepas dari proses perancangan awal yang melibatkan akademisi, dan banyak pihak lainnya. starting points dalam pengembangan budaya akademik mahasiswa diantaranya adalah dengan dilakukannya Survei Study dimana mahasiswa dilibatkan secara langsung terkait proses pengalaman akademik, lalu melakukan pratest dan postest dengan instrumen yang terukur.Ia juga menjelaskan kurikulum yang dirancang harus terstruktur, sistematis dan komprehensif dengan memperhatikan semua unsur educational, Language, culture, sosiologis dan lain lain yang akan membuat komposisi dalam kurikulum itu semakin baik.Jacob Hary A juga menambahkan penjelasan tentang latar belakang ia mendirikan kampus di Kanada, ia melihat realitas bahwa kuliah yang mahal membuat anak dibawah ekonomi menengah kebawah harus mengubur mimpinya untuk tidak bisa atau sulit melanjutkan ke perguruan tinggi.Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kaprodi Tadris Bahasa Inggris Mrs.Emy Rahmawati menambahkan bahwa kurikulum di TBI akan selalu Adaptif Dengan Perkembangan yang ada.

Baca Selengkapnya