Kembali

Diskusi Publik Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan di Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS)

Rizki Agung Permana

Penulis

21 Mei 2026
2 menit
9 views
Diskusi Publik Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan di Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS)

Lamongan — Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Joko Tingkir Lamongan kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai agen perubahan dengan menggelar kegiatan Diskusi Publik pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Auditorium Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) Lamongan, Dumpiagung, Kembangbahu, mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini mengangkat tema “Pendidikan sebagai Fondasi Reformasi: Kritik dan Solusi atas Ketimpangan Kebijakan”, yang menjadi ruang refleksi sekaligus dialog terbuka bagi mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam merespons berbagai persoalan kebijakan pendidikan di Indonesia.

Diskusi publik ini merupakan bagian dari komitmen Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan dalam mengawal isu-isu strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional. Sebagaimana diketahui, aliansi ini merupakan gabungan dari berbagai BEM perguruan tinggi di Lamongan yang memiliki tujuan untuk menjadi wadah aspirasi serta penggerak perubahan sosial yang konstruktif ([Bakesbang Lamongan][1]).

Dalam forum diskusi, peserta secara aktif menyampaikan kritik terhadap ketimpangan kebijakan pendidikan yang dinilai masih belum merata, baik dari segi akses, kualitas, maupun prioritas anggaran. Selain itu, isu terkait kebijakan pemerintah yang dinilai kurang berpihak pada sektor pendidikan juga menjadi sorotan utama, sebagaimana sebelumnya juga telah menjadi perhatian dalam berbagai agenda gerakan mahasiswa

Para narasumber dan peserta tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan berbagai solusi strategis, di antaranya:

  • Penguatan pemerataan akses pendidikan di daerah
  • Optimalisasi anggaran pendidikan yang berkeadilan
  • Peningkatan kualitas SDM melalui reformasi kurikulum
  • Sinergi antara pemerintah, kampus, dan masyarakat

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan partisipasi aktif dari peserta. Diskusi publik ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan-gagasan konstruktif yang dapat menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan, serta memperkuat posisi mahasiswa sebagai kontrol sosial dalam pembangunan bangsa.

Melalui forum ini, Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat serta mengawal arah kebijakan agar lebih berpihak pada kepentingan publik, khususnya di bidang pendidikan.

Rizki Agung Permana

Kontributor Berita Resmi INAMIS

Bagikan: